Selasa, September 15, 2009

Bicara Pada Langit

menyendiri
sendiri adalah sepi. warnanya temaram, tidak segelap malam. baunya menyengat, lidah api menjilat. suaranya sengau, isak kecil pada lampau.
sendiri bisa jadi mati. menepi di ujung pasti. menyerah pada masa. bersekutu dengan waktu.
pada akhir, itu pilihan takdir.
sendiri. sepi. mati. pasti.

bersama angin
karena pantai adalah pertemuan. saat gulungan ombak dipaksa berakhir. berbuih. beriak-riak kecil. terhempas sudah. berakhir.
karena pantai adalah tepi. garis kita memandang jauh. menerabas angin dan kibasan ikan-ikan.
maka diam tak menyerah adalah aku. selalu tak kalah oleh waktu. seperti pantai setia halau gelombang menderu. seperti lautan luas menghampar tak ada tentu.

di laut lepas
dan laut adalah lepas. luas. sejauh pandang menembus bebas. hingga titik garis tipis menuju batas.
dan laut adalah setia. selamanya. mengirim ombak pada pasir di tanah. menitip buih sebagai tanda cinta.
tapi nelayan masih sendiri. sepi. di antara riak-riak kecil yang berbuih. menepuk-nepuk perahu bertepi. menawar takdir yang tak sudi. sampai pagi akan berbaik hati.

marah
galau itu sembunyi. rentan pengecut. picik tak mampu menengadah. kilah tak kuasa. aku sampai di sini, ucapnya. aku hanya ini, katanya. karena aku pun kekurangan, dalihnya.
tak sadar titik air pun mampu bongkahkan keras batu. tak nyana seekor lebah pun sanggup tunaskan beribu tanaman lain.

pada ego
karena sepi aku sembunyi. karena tahu mimpi tak berarti. karena kesempatan tak diberi. karena takdir sudah pergi.
karena tumbang aku menghilang. karena malam telah datang. karena tak ada benderang. karena menang tak lagi berbilang.
dan aku adalah sendiri.

menyendiri
bersama angin
di laut lepas
marah
pada ego

* antara mati & hati;
Adela Eka Putra Marza - Aidin Alaik Bahtiar

dalam dunia maya, 05/09/09 : 17:24

Tuhan memberi manusia sekeping hati. Hati yang seperti mata air, terus memancarkan 'air' kasih sayang kepada siapa pun dan apa pun. Menurut Anda, apakah hati tersebut untuk disakiti? Karena banyak sekali manusia yang mengeluh 'sakit hati'.

ada pesan dari sebuah kisah ...

jika umurmu tidak sepanjang dunia, maka perpanjanglah dengan tulisan