Sabtu, Juli 10, 2010

Mereka Berkemah dan Belajar Bersama

- Jambore Daerah Sumut 2010 -


Belasan anak-anak seusia pelajar sekolah menengah pertama berjalan beriringan dalam barisan yang rapi. Mengenakan seragam pramuka yang identik dengan warna coklat serta tongkat pramuka di tangan kanan, mereka terlihat begitu gagah. Anggota pramuka tingkat penggalang itu berjalan sembari meneriakkan yel-yel pramuka.


Suasana Jambore Daerah Sumut 2010 di Sibolangit.


Demikianlah sekelumit gambaran suasana Jambore Daerah Gerakan Pramuka Sumut 2010 di lapangan Bumi Perkemahan Pramuka, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang. Kegiatan tersebut digelar selama enam hari sejak Jumat (2/7) hingga Rabu (7/7) mendatang, dengan ribuan peserta dari berbagai daerah di Sumut.


“Tahun ini diikuti oleh 3119 peserta dari 29 kabupaten/kota di Sumut. Belum lagi jika ditambah dengan pembina pendamping masing-masing kontingen, peninjau dan peserta pameran,” papar Bupati Perkemahan Sisingamangaraj XII Tuti Marmiati saat dijumpai MedanBisnis di lokasi kegiatan, Sabtu (3/7).


Namun diakui Tuti, jumlah peserta tersebut masih di bawah target yang ingin dicapai, yakni sekitar 4500 peserta. Kontingan pramuka dari Negara tetangga yang berminat juga batal untuk ikut serta, seperti dari Malaysia dan Thailand. “Mungkin karena teknis yang tidak pas dari kita. Tapi itu wewenang kwartir daerah, bukan saya,” tutur Tuti menjelaskan.


Meski begitu, jumlah peserta tahun ini jauh lebih banyak dari pelaksanaan jambore daerah sebelumnya yang hanya diikuti oleh sekitar 2500. Apalagi, jambore daerah tahun ini juga diikuti oleh 29 kwartir cabang pramuka di kabupaten/kota di Sumut.


Menuju Jambore Nasional

Sejak Jumat (2/7) kemarin, seluruh peserta dari setiap kwartir cabang telah berkumpul di Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit. Gubernur Sumut Syamsul Arifin selaku Ketua MajelisPramuka Sumut secara langsung membuka Jambore Daerah Sumut 2010, Sabtu (3/7), dihadiri oleh sejumlah kepala daerah kabupaten/kota peserta dan unsur muspida.


Beraneka ragam kegiatan akan mengisi aktivitas para peserta selama berada di perkemahan. Mulai dari kegiatan-kegiatan lapangan seperti penjelajahan, permainan, pendidikan, dan tentu saja berkemah. Kegiatan pentas seni yang akan menampilkan kesenian dan kebudayaan masing-masing daerah juga akan digelar, dengan api unggun sebagai penutupnya.


“Kegiatan ini sendiri dibagi dalam dua jenis, perkemahan dan di lapangan. Semuanya bertujuan untuk mempererat hubungan persaudaraan antar sesama pramuka, menambah ilmu pengetahuan dan wawasan, serta kepedulian terhadap lingkungan,” terang Tuti yang merupakan pimpinan perkemahan dan seluruh kegiatan selama dalam pelaksanaan Jambore Daerah Sumut 2010.


Namun selain itu, ada tujuan lain yang juga sangat penting. Para peserta jambore daerah ini akan dipersiapkan untuk menjadi utusan dalam Kontingen Sumut pada Jambore nasional di Palembang, Sumatera Selatan, yang akan digelar 2011 nanti.


“Para penggalang ini juga akan menjadi utusan Kontingen Sumut dalam Jambore Nasional 2010 di Palembang nanti. Makanya kita juga memperkenalkan istilah-istilah dalam jambore nasional kepada para peserta. Seperti, teknik-teknik kepramukaan yang selama ini dikenal dengan sebutan tekpram, sekarang istilahnya scouting skill,” terang perempuan yang menjadi guru di salah satu SMP di Kabupaten Langkat itu.


Belajar Mandiri

Banyak hal yang bisa dipelajari para penggalang yang berusia 11-15 tahun itu selama mengikuti perkemahan dalam jabore daerah. Nilai-nilai kepemimpinan, kebersamaan, serta belajar hidup mandiri menjadi nilai tambah yang akan didapatkan. Selama di perkemahan, tentu saja mereka tidak akan bersama orang tua masing-masing lagi.


Yusri (14), siswa Kelas 3 SMP Negeri 2 Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang mengakui bahwa selama ini dia bisa belajar hidup mandiri sejak aktif di kegiatan kepramukaan selama hamper satu tahun lebih. Ia bisa bekerja sama dengan teman-temannya, serta bergaul dengan orang-orang baru.


“Berkemah pasti beda rasanya. Kalau di rumah, fasilitasnya lengkap, tinggal pakai saja. Kalau berkemah dalam pramuka, kita harus mandiri. Selain itu, juga harus bisa bergaul dan bekerja sama dengan orang lain,” cerita Yusri kepada MedanBisnis tentang pengalamannya selama ikut pramuka.


Seperti dalam kegiatan jambore daerah ini, Yusri dan teman-temannya dari Kontingen Kabupaten Deli Serdang, telah memiliki tugas-tugas masing-masing dalam setiap regu. Semua pekerjaan selama di perkemahan telah dibagi dan harus dilakukan secara rutin dan bergantian.


Sore ini, Yusri mendapat giliran memasak. Ia dan rekannya harus menyiapkan makanan untuk semua anggota regu. Sedangkan yang lain harus mengerjakan tugas lainnya, seperti piket menjaga tenda. “Beginilah bang, kalau anak pramuka. Kita harus bisa belajar dan mengerjakan tugas-tugas dengan anggota regu,” tutur gadis berjilbab itu lagi.


Sayangnya, kondisi Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit sudah tidak seperti dulu lagi. Sekarang, lokasi tersebut sudah lebih meriah dari beberapa tahun sebelumnya. Sejumlah rumah makan berdiri di sana. Warung-warung kecil pun ada di mana-mana, di sekitar lokasi. Jangan-jangan, ada peserta yang makan sendiri di rumah makan, atau jajan di warung untuk sekadar mengganjal perut.


Dilaporkan oleh: Adela Eka Putra Marza


* Dimuat di Harian Medan Bisnis (Minggu, 4 Juli 2010)

4 suara anda:

  1. pas jamda pasti hujan deras kan trs perkemahan_ya banjir

    BalasHapus
  2. salam kenal dan mudah2an sudah kenal ya. Kami dari Tendaku & Mr.Camp "khusus merentalkan tenda-tenda kemping dan alatl-alat camping. Kami dapat menyediakan dalam partai banyak. Perlatan ini dapat digunakan untuk kegiatan outbound dan kegiatan alam terbuka lainnya. Kami ada di bandung dengan nama Tendaku (022) 203 5640 dgn web www.tendaku.net dan kami ada di tapos ciawi bogor dengan nama Mr.Camp 0251 910 8201, 0251 279 5249 dengan website www.mrcamp.net. di web tsb juga terdapat denah kami . oh ya, kami juga mengadakan paket paintball. Thx ya

    Arnold
    0817 230 8338

    BalasHapus
  3. hahaha memang tak bisa terlupakan masa2 jmda wktu tu......
    aku rindu kpd tmn2 jmda..... :(

    BalasHapus
  4. hahaha memang tak bisa terlupakan masa2 jmda wktu tu......
    aku rindu kpd tmn2 jmda..... :(

    BalasHapus

ada pesan dari sebuah kisah ...

jika umurmu tidak sepanjang dunia, maka perpanjanglah dengan tulisan